Thursday, August 16, 2018

Ini Manfaat Mandi Sebelum Tidur!!!


Bagi sebagian orang bekerja di kota-kota besar, biasanya sampai rumah sudah malam hari. Tak heran bila usai mandi langsung tidur. Rupanya, bagi orang yang sudah terbiasa mandi sebelum tidur ternyata akan memberikan manfaat positif.

Beberapa penelitian telah membuktikan mandi, baik itu di bawah pancuran maupun berendam di bathtub, bisa meningkatkan kreativitas dan membuat pikiran lebih segar. Bagi yang memilih mandi dengan air hangat, keuntungannya tubuh jadi lebih rileks seperti disampaikan ahli saraf


Penelitian juga menemukan mandi air hangat sebelum tidur bisa membuat lebih cepat tidur. Selain itu, tidur pun lebih nyenyak.

Namun, untuk mendapatkan manfaat di atas ada dua hal yang harus diperhatikan. Pastikan suhu suam-suam kuku dan mandi 90 menit sebelum tidur. Hal ini tentunya bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan kamu bisa bangun dengan badan yang lebih segar dan aktif. 


Tips lain jika anda ingin tidur lebih nyenyak.

Bagi Anda yang sulit tidur nyenyak di malam hari, minum susu sapi membantu mempercepat tidur. Menurut penelitian dari Uimyung Research Institute for Neuroscience di Korea Selatan, susu yang diminum malam hari memiliki jumlah triptofan dan melatonin, senyawa tersebut merupakan hormon alami yang dapat membantu pengaturan siklus tidur dan bangun tidur yang baik.

Sedangkan, triptofan membantu jalannya melatonin pada tubuh hingga mencapai titik hormon tidur yang maksimal.

Minum susu sebelum tidur di malam hari lebih baik daripada mengonsumsi obat tidur yang mengandung zat penenang gunamempermudah tidur. Minum susu lebih efektif karena sama sekali tidak menyebabkan kerusakan pada organ tubuh di kemudian hari.


Penjelasan Dari Ahli Mengapa Wanita Lebih Sulit Menurunkan Berat Badan Dari Pria!!!


Memiliki berat badan yang ideal tidak hanya diidamkan para wanita. Tak jarang, pria juga ingin memiliki bentuk tubuh ideal. Jadi jangan heran, kalau pria juga sering melakukan diet dan olahraga.

Bahkan dalam sebuah penelitian, pria ternyata benar-benar mampu menurunkan berat badan lebih cepat dibanding wanita.

Setelah dua bulan menjalani diet rendah kalori, pria rata-rata kehilangan berat badan lebih dari 11 kg, sementara wanita tidak lebih dari 10 kg.

Hasilnya menunjukan bahwa pria tidak hanya kehilangan berat badan, mereka juga jadi lebih sehat daripada wanita, detak jantung lebih rendah, lemak di tubuh cenderung berkurang dan mengalami penurunan risiko diabetes. 


Sementara itu, wanita mengalami lebih banyak efek negatif dari diet. Wanita cenderung kehilangan kolestrol baik (HDL) dalam tubuh yang membantu kesehatan jantung dan kehilangan kepadatan mineral tulang. Akan tetapi, ternyata wanita lebih banyak kehilangan lemak di pinggul mereka daripada pria.

Ada perbedaan antara berat badan dengan komposisi tubuh yang padat pada manusia dalam membakar kalori. Pria cenderung memiliki lemak berlebih di perut. Kehilangan lemak perut dapat meningkatkan metabolisme pria dan memungkinkan tubuh membakar kalori lebih cepat.

Sebaliknya, wanita memiliki lebih banyak lemak subkutan yang sering berada di paha, bokong, dan panggul. Tidak seperti pria yang kehilangan lemak di bagian perut, kehilangan lemak subkutan pada wanita tidak meningkatkan metabolisme tubuh.